Mengerjai orang untuk jual rokok

December 28th, 2006

Hari Sabtu kemarin saya memanjakan
diri dengan bermain Football Manager sambil ditemani TV yang menampilkan Lord
of The Ring jilid tiga. Mendadak perhatian saya terganggu ketika muncul iklan
sebuah produk rokok (Milday). Dalam iklan itu diceritakan seorang cowok
menemukan sebuah ide yang “nakal”. Dia menemukan ide untuk menggambari tanda
gender cowok di toilet sehingga telihat sedang memakai rok. Setelah itu muncul
cewek yang terburu-buru karena ingin buang air. Tanpa memperhatikan, dia
langsung masuk ke toilet cowok yang telah “disulap” menjadi toilet cewek oleh
cowok tadi. Beberapa saat kemudian
terdengar teriakan si cewek dan iklan-pun selesai. Saya pribadi merasa iklan
tersebut sangat “berbahaya“. Saya tidak menangkap pesan apapun kecuali: “Begini
lho cara mengerjai orang dan bikin dosa“. Terus terang saya terganggu karena
iklan tersebut mengajari untuk berbuat “nakal“ yang merugikan orang lain dan
secara tidak langsung menjadi cerminan tingkah laku si konsumen. Untuk pembuat
iklan tersebut, saya pribadi meminta maaf atas pendapat di atas karena sedikit
banyak saya tahu betapa “repotnya“ membuat sebuah iklan.

Meski dengan tema yang hampir sama yaitu berbuat iseng, ada iklan rokok
lain (Djarum Black) dengan penyampaian berbeda. Seorang karyawan sedang melihat
Bos-nya sedang memarahi karyawan yang lain. Dia lalu iseng menggambari si Bos
dengan tinta hitam sehingga mirip Zorro tapi hanya dalam pikirannya dan
tidak merugikan si Bos atau orang lain. Si pembuat mampu memaksimalkan ide yang
ada menjadi sesuatu yang lebih “aman“ dibandingkan iklan rokok yang saya bahas
pertama.

Demikianlah sedikit beban pikiran dari saya dan mohon maaf bila ada yang
kurang berkenan.

 

Terima kasih

 

Argo 

Rancu!!!

December 13th, 2006

Copywriter itu pekerjaanku walau secara personal aku belum menjadi copywriter yang utuh. Semua naskah yang keluar dari rahim agency-ku adalah tanggung jawabku. Entah itu bagus atau malah angus, tetap itu adalah karyaku.
Beberapa waktu lalu ada kejadian yang membuatku hanya bisa mendengus. Salah satu karyaku telah dianiaya dan diperkosa tanpa meminta ijin. Aku sebagai ayahnya menjadi kecewa. Aku bercinta untuk melahirkan naskah bukan tanpa alasan dan pemikiran. Tanpa tiding aling-aling, tanpa "nyuwun sewu", naskahku telah menjadi korban kejahatan seksual. Aku bukanlah sebuah batu sungai yang solid dan keras. Kenapa kalau mempunyai ide yang berbeda tidak kita adu mulutkan bersama? Mungkin sebagian orang menganggap penganiayaan adalah kasus sepele. Tapi… apakah mereka tahu, kalau bagus buruknya naskah yang dilahirkan adalah tetap hasil karya sang copywriter? Nama sang copywriter sedang dipertaruhkan.
Semua sudah terjadi, tidak usah diungkit lagi. Biar jadi pelajaran buat kita semua…   

Hmmm…

December 12th, 2006

Wah, aku baru nyadar kalau aku bodoh dan kurang gaul. Tadi pagi aku ‘menjelajahi’ blog2 iklan dan seperti ada listrik yg melalui aku. Melihat karya2 mereka, benar2 membangkitkan sense-ku dalam mencari ide…Aih, aku benar2 belum seberapa dibanding mereka yang mendahului aku. At least, semangatku terlecut untuk memenuhi blog2 tersebut dengan imajinasi2ku. Semoga itu sebuah awal yang fantastis buatku. Amin.

Aih….

December 6th, 2006

Aih… kembali aku merasakan cinta…
bukannya sombong bo’, uda brapa puluh cewek aku taksir…dan 5 diantaranya pernah aku "taklukkan" huahahaha…tapi sisanya???huehehehe…ditolak…!!!huahahahaha…tapi bangga tentang itu…
But any way, skali lagi aku jatuh cinta…aku merasa beda dgn yg ini…
disaat sebagai cowok normal kalo deket2 ma cewek pasti pikirannya "kemana-mana"…
entah knapa kalo sama dia…aku ga kepikiran hal itu…
yang aku rasakan cuma nyaman dan damai…betah rasanya deket ama dia…Cihui…
Apakah dia yg slama ini aku cari? biar waktu yg membuktikan, bahkan jodoh mungkin…hehehe…yang membuktikan
Apakah dia soulmate aku? yupz, aku ngerasa "click" ma dia… meski aku belum kenal banget, tapi aku ga merasa harus meluangkan waktu buat mengenalnya karena aku kaya uda mengenal dia bgt…
Apakah… uda ah… kita liat aja kedepannya gimana…