Note di pagi hari 1
Entah kenapa pagi ini terasa indah
Matahari yang hangat
Serta embun yang masih bertebaran
meresap di wajahku
Aku benar-benar menikmatinya
Lajuku berhenti disebuah persimpangan
Kulihat sepasang cinta begitu mesranya
Tapi sang hawa ingatkanku pada seseorang
Dia begitu indah hingga aku memujanya
Aku merasa melankolis…
Aku rindu akan saat itu
Saat aku tahu tujuanku
Aah… ingin aku kembali
Menikmati masa-masa itu
Uncategorized | Comment (0)
Wanita itu seperti kucing
Pagi itu masih terasa dingin. Kutunggu Kahuripan dari jam 3 tapi ternyata terlambat sekitar 2 jam lebih. Sambil terkantuk, masih terlihat dua sedjoli yang saling bergelayutan sok mesra. Si cewek dengan manjanya menggelayuti leher si cowok dengan manja. Si cowok adem ayem mungkin habis begadang. Mata saya akhirnya benar-benar terbelalak ketika mereka berciuman di stasiun dan si cewek yang memulai. Aku tertegun dan spontan ingin membuat sebuah pemikiran.
Dari apa yang saya lihat semakin menguatkan bahwa wanita itu diibaratkan seekor kucing. Kalau kita mau mendekati haruslah pelan dan penuh kelembutan. Buatlah dia tertarik atau mungkin dekati dengan mengikuti kebiasaannya karena sejatinya kucing itu mahkluk yang ‘Jaim’ atau cuek-cuek mau. Kalaupun ada kucing yang agresif mendekati kita, pasti ada maunya. Mungkin kita membawa makanan atau dia mengincar sesuatu dari kita. Setelah berhasil didekati, perlakukan dia dengan lembut dan beri perhatian yang lebih. Terakhir, beri apa yang menjadi kesukaannya misalkan makanan (dalam hal ini:cinta,perhatian,kasih sayang,dll) secara rutin. Kalau semua sudah dilakukan, dijamin si kucing bakal ‘nempel’ terus dan kalau bukan peliharaan pasti akan mendatangi kamu secara rutin minimal sehari sekali, GUARANTEE!!! Dia akan minta dimanja, dibelai, dan dia akan menghiburmu dengan segala kelucuannya. Hihihi…
Mungkin itu yang terjadi pada si cowok yang digelayuti si cewek. Dia berhasil ‘menaklukkan’ si kucing (cewek) dan membuatnya susah untuk lepas dari si cowok. Well, yang saya tulis diatas hanya opini belaka tanpa bermaksud merendahkan posisi wanita. Saya sangat menghormati wanita karena Ibu saya juga wanita. Kalau tidak setuju dengan opini diatas, tidak usah diambil hati, segera lupakan…
Cheers…
Uncategorized | Comment (0)Mungkinkah jadi lebih baik?
Kembang api sudah menyabar padam, matahari tetap tertutup mendung. Efek pergantian tahun kali ini begitu mengiris hati. Ledakan bom dimana-mana, kapal tenggelam masih belum ditemukan korban keseluruhan, belum jatuhnya pesawat Adam Air. Hendaknya kita mengingat bahwa kita milik Allah, dan mari kembali ke jalan-Nya. Mari kita berdoa agar Allah tidak memberikan cobaan yang manusia tidak mampu menghadapinya dan berkurang bencana yang menimpa kita. Amin.
Aku pribadi…kurang terkesan dengan malam tahun baru. Semuanya berlalu begitu saja. Dia kebetulan tidak bisa memenuhi harapanku sewaktu aku di rumah. Tidak terlalu banyak waktu yang aku habiskan bersama dia. Pergantian tahun yang aku harapkan terjadi ketika bersama dia, hilang tak berbekas. Dia ada kesibukan yang tidak bisa aku halangi. Ketika aku ingin menjemputnya juga tidak bisa tanpa alasan yang jelas. Padahal aku hanya ingin di malam itu bersamanya dan berkata: "Met Tahun Baru, Aku sayang kamu paling tidak hingga tahun baru yang akan datang…".
Semua sudah berlalu dan aku sudah melupakan perasaan sedihku karena aku tetap yakin akan perasaanya padaku. Mungkin juga karena aku yang belum sepenuhnya mengerti dia.
Uncategorized | Comment (0)