Nasionalisme
Tepat tgl 16 sebelm 17 di Kompas ada iklan menarik. Space-nya mungil dan cm berisi coment2 anak bangsa tentang makna nasionalisme. Ada sekitar 62 comment. Aku baca satu2 dan efeknya sungguh luar biasa. Aku jadi makin cinta mati ama negara ini termasuk produk2nya. Entah kenapa aku jadi memandang sinis teman2 yang menghambakan budaya luar negeri. Misalnya ketika aku browsing Friendster aku menemukan foto2 yang Punya FS bergaya sok J-Pop. Aku heran, kenapa mereka tidak bangga ama produk lokal malah menghambakan produk luar hingga mencontek abis dandanan mereka.
Suatu ketika ada grup dance dari Prancis bernama Pokemon Crew kalo ga salah, mreka datang ke Jakarta. Selesai tampil dan melawan grup dance lokal mereka dimintain komentar tentang dance kita dan jawab mereka…
“Mereka sangat bagus dan berbakat. Gak nyangka skill mereka
tinggi. Cuma sayangnya… melihat mereka menari, saya spt melihat org
amerika menari. Hrsnya dg skill mereka, mereka bisa mengembangkan gayanya
sendiri. Ciri khas sbg penari hip hop Indonesia . Sama spt yg dilakukan
oleh pokemon crew, kami ingin beda, makanya kami selalu mengembangkan gaya kami sendiri,
sampai2 org menyebutnya pokemon crew style, kami bangga mendpt julukan tsb. Mungkin
itu sebabnya kami menang di kejuaraan dunia. Kami tdk ingin Cuma menari hip hop
belaka, kami kembangkan, dan setiap tarian kami beri tema. Spt yg sdh anda
saksikan tadi…….dst”
Kita boleh punya idola tapi tetap ada batasannya, jangan berlebihan hingga nampak aneh. Kalau bisa kita yang menciptakan budaya dan sukur2 asli Indonesia jangan cuma mencontek dan ikut-ikutan. Basi tauk! ikut-ikutan doang…
Ayo, tumbuhkan nasionalisme kalian!!! Hidup Indonesia!!!
When love and hate collide 1
Aku suka iklan dan copywriting, karena itu muncullah passion…
Ketika itu sudah masuk ke industri periklanan, pasti akan terjadi gesekan dimana passion bertemu dengan urusan duit. Kita merasa punya passion yang besar tapi bila merasa tidak dibalas oleh perusahaan, maka dengan sendirinya akan terkikis juga. Disini kedewasan kita diuji.
Saksi Bisu
Friends di FS ku yg kukenal mungkin nggak sampai setengahnya. Tapi aku seperti sudah menjadi bagian hidup mereka. Melihat setiap perubahan mereka di FS update membuatku menjadi saksi bisu yang mengiringi kehidupan mereka. Foto yang berganti terus, status yg berubah, membaca keluh kesah ato curhatan mereka dan paling unik… ketika tiba-tiba foto narsis mereka berubah menjadi foto mereka dengan cowok barunya. Hmm… sebegitu kuatnya magnet FS yg membius user untuk menjadikannya bukan harian mereka?
Lady’s and gentlmen’s, Friendster… one of the greatest discovery in the world
Uncategorized | Comment (0)