Simple Life
I hope I have it… Grrrr… berapa hari ini aku lalui dengan kegelisahan yang samapi di ubun-ubun. Semuanya terasa begitu complicated. Yang lucu, dulu ketika masih hidup sederhana, pas-pasan dan apa adanya aku bayangin betapa enaknya kalau banyak uang. Sekarang pas uang ada malah pusing juga memikirkan pengen beli apa saja. Dulu pas ngekos kebayang betapa enaknya kalau mengontrak rumah. Sekarang ketika sudah ngontrak, pusing juga memikirkan mengatur kamar lah, mengumpulkan duit buat bayar kontrakan, beli barang-barang pelengkap dan lain-lain. Kesimpulannya cuma satu, manusia itu memang tidak pernah puas! Selalu ingin ini ingin itu tapi ketika terwujud belum tentu itu yang benar-benar dibutuhkan. Dari situ aku belajar banyak untuk mengontrol hawa nafsu. Hendaknya semua tindakan harus dipikir masaka-masak baik buruknya jangan hanya menuruti hawa nafsu. Terkadang aku jadi merindukan kehidupan sederhanaku (simple life) yang dulu…
Tapi satu lagi, setelah separuh hidupku dibawa pergi seseorang dan tidak kembali, aku berharap segera ada yang mengisi separuh hidupku yang lain dengan separuh hidupnya… Hal itu akan datang, aku yakin pasti akan datang.
Leave a Reply